kebudayaan
Category
Sekaten: Perayaan Kecintaan kepada Nabi
Diposting : 14 November 2019 M. Sabron Sukmanul Hakim
Budaya erat berkaitan dengan agama. Inti pokok dari nilai-nilai agama itu bisa disalurkan melalui budaya masyarakat setempat, sehingga masyarakat dapat melaksanakannya dengan leluasa dan terus diwariskan. Kegiatan agama itu sendiri, bila dilaksanakan secara terus-menerus dan diwariskan turun menurun,… read more
Masuk Sekolah
Diposting : 18 Juli 2019 Muhammad Yaser Arafat
Ertaja, guru rohani pertama saya, mulai bersekolah di Taman Kanak-Kanak pada Senin, 15 Juli 2019. Memasuki tengah malam di hari-tanggal itu, saya terbangun dari tidur. Mengkamar-mandi sebentar. Lalu kembali mengkasur. Tapi saya tidak bisa diserang oleh tidur. Beberapa ulah tidur Ertaja dan… read more
Sedekahnya Orang Jawa [2]
Diposting : 02 November 2018 Ertaja Ahmad Jawiyanta
Pada kasus-kasus tertentu (tulisan bagian pertama), penitik-beratan sedekah pada derajat dunia tengah atau pembelaan secara berlebih pada dunia sosial ini seolah menempati tingkat yang lebih penting daripada sedekah untuk dunia atas. Bahasa kasarnya, terkadang di Jawa ada banyak orang yang baik lahir-batin… read more
Bulan Muhammad
Diposting : 30 November 2017 Muhammad Yaser Arafat
Ini bulan dinamakan bulan Maulid. Orang Jawa membahasakannya sasi mulud. Baik maulid maupun mulud (maulud), keduanya bermakna sama, berbeda arti. Maulid artinya waktu atau tempat kelahiran Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Sementara maulud artinya peristiwa dilahirkannya Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dua-duanya… read more
Wayangisme
Diposting : 16 September 2017 Kaha Anwar
Suatu ketika saat menonton pagelaran wayang, belum lama lalu, teman yang berada disebelah saya duduk berujar begini, “Sebetulnya yang saya tunggu-tunggu pas menonton wayang itu, ya limbukannya (dagelan). Sebab saat itulah wayang memasuki masa asyiknya, masa guyonan, banyolan. Saya butuh hiburan,… read more
Ki Hadjar
Diposting : 05 September 2017 Ainia Prihantini
Lebih kurang seminggu yang lalu, tiba-tiba ingatan saya seperti kembali kebelakang, ingat waktu berkunjung ke Museum Dewantara Kirti Griya. Waktu itu–pastinya saya lupa–saya ke sana untuk mengisi waktu liburan, sambil jalan-jalan, ya, sekalian ingin melihat isi museum. Museum memang cocok… read more
Ziarah ke Candi Gedongsongo
Diposting : 04 September 2017 Abu Nirsangkan
Biasanya ziarah itu identik dengan pergi ke pemakaman atau perkuburan, tempat bersemayam jasad orang yang sudah meninggal. Namun di sini, ziarah maksudkan lain, lantaran yang kami diziarahi adalah bangunan kompeks candi. Makanya bila orang yang ziarah disebut sebagai peziarah, nah bagaimana dengan sebutan… read more
Kampanye Kebudayaan
Diposting : 12 Agustus 2017 Novi Ratnanoviasari
Menggali kembali lewat latar belakang sejarah dan sosialnya, keberadaan masyarakat Hindu Bali saat ini tidak terlepas dari hadirnya kaum pendatang ketika Kerajaan Hindu Majapahit memperluas wilayah untuk memenuhi Sumpah Palapa Gajah Mada. Masyarakat asli Pulau Bali (sering disebut dengan Bali Aga) memiliki… read more
Lapak MJS
- Buku Terjemah Rasa 3: Tentang Gemuruh Pikiran, Jalan Sunyi, dan Lembut Suara Hati
- Alam Pikiran Jawa-Islam: Filologi, Simbol, dan Struktur Babad Kraton
- Sekar Macapat dalam Wacana dan Praktik
- Nisan Hamengkubuwanan: Artefak Makam Islam Abad XVIII-XIX di Yogyakarta dan Sekitarnya
- Lima Puluh Tahun: Meniti Jalan Kembali
- Buletin Bulanan MJS Edisi ke-9 Maret 2025 M


![Sedekahnya Orang Jawa [2] Sedekahnya Orang Jawa [2]](https://mail.mjscolombo.com/public/2018/11/Farag-Foda-dan-Tragedi-Intelektual-3_l.jpg)




