Merdeka dari Penjajahan Jiwa: Pengakuan & Kemasyhuran
Ringkasan
Ngaji Filsafat Masjid Jendral Sudirman Yogyakarta bersama Dr. Fahruddin Faiz
Kemerdekaan dalam menjalahi hidup tidak hanya mencakup kebebasan secara lahir-fisik, tetapi juga termasuk dalam jiwa. Jiwa terkadang lebih sulit keluar dari belenggu urusan harta dan kekuasaan, butuh validasi pengakuan dan kemasyhuran, serta kerinduan dan kebencian. Maka, merdeka dari penjajahan selalu perlu diperjuangkan.
Edisi: Merdeka dari Penjajahan Jiwa
• Harta & Kuasa
• Pengakuan & Kemasyhuran
• Kerinduan & Kebencian
• Edisi Khusus: Terjemah Rasa (+QnA)
Rabu, 5, 12, 19, 26 Agustus 2026
Pukul 20.00 - 22.00 WIB
FYI, Ngaji Filsafat kami gelar secara langsung di Masjid Jendral Sudirman. Gratis, terbuka untuk semua kalangan. Boleh datang sendirian, berboncengan, atau berombongan, tanpa perlu daftar-daftaran.
Bagi yang di luar kota atau berhalangan hadir, ngaji bisa disimak-dengarkan di YouTube MJS Channel yang tayang Ahad malam.
Kajian Selanjutnya
Edisi Khusus: Terjemah Rasa (+QnA)
26 August 2026, 20:00
Kajian Sebelumnya
Merdeka dari Penjajahan Jiwa: Kerinduan & Kebencian
19 August 2026, 20:00
Merdeka dari Penjajahan Jiwa: Pengakuan & Kemasyhuran
12 August 2026, 20:00
Merdeka dari Penjajahan Jiwa: Harta & Kuasa
05 August 2026, 20:00
Kyoto School: Mendialogkan Timur dan Barat (+ QnA)
29 July 2026, 20:00
Mono no Aware: Semua akan berlalu
22 July 2026, 20:00